Banyak orang mengatakan bahwa para mentor memiliki peran yang amat penting dalam kesuksesan mereka. Seorang mentor adalah orang yang mendukung kita, memberikan nasihat, dorongan atau motivasi agar kita dapat mendorong diri kita sendiri mencapai apa yang kita inginkan.
Tetapi
ada juga orang yang tidak benar-benar mendukung kita, mereka mendorong kita
dengan cara yang tidak manis. Saya menyebutnya sebagai “ peremeh “ karena
mereka meremehkan kemampuan kita, mereka seolah menghina kita, menekan kita
tapi mereka sebenarnya memberikan cambukan pada punggung kita walau bukan
dengan tepukan ramah penyemangat.
Kita
bisa saja membiarkan para peremeh itu menghancurkan diri kita, atau sebaliknya
kita dapat menggunakan atau memanfaatkan mereka sebagai tenaga yang sangat
besar dengan membuktikan bahwa mereka salah menilai diri kita. Kadang kala,
dorongan semacam ini bisa membawa kita lebih jauh daripada yang pernah kita
bayangkan.
Amy Tan
seorang penulis best seller mengatakan sindiran seorang bos mendorongnya
mati-matian berusaha dan bekerja keras menjadi penulis, “ Kamu beruntung jika
sampai kamu bisa menghasilkan sepeser uang dari situ.” Edward Brutynsky seorang
fotografer kawakan benar-benar marah dan ingin membuktikan bahwa ayahnya salah
dengan mengatakan bahwa ia tidak akan bisa berhasil dalam hal apa pun.
Dosen Kimia saya di Akamigas Cepu, pernah mengatakan kepada saya, ketika hari pertama
kuliah, ” Test masuknya ranking satu, tetapi lulusnya nanti belum tentu “.
Membuatku agak tersinggung dan marah karena sangat meremehkanku. Dan saya
berjanji dalam hati, membuat komitmen dan belajar dengan keras sehingga saya
berhasil lulus nomor satu.
Beberapa
waktu yang lampau, ketika saya sedang presentasi di depan orang banyak, salah
seorang peserta menghina saya, katanya, “ Bagaimana mungkin Anda bercerita
tentang bisnis yang hasilnya milyaran, sekarang saja Anda masih pakai sepeda
motor”. Terus terang saya sakit hati saat itu, wajah saya merah padam meredam
kemarahan yang tak terungkapkan.
Saya
ingat baik-baik nama orang itu dan kemudian akan saya buktikan dan tunjukkan
kelak kalau dia keliru menilai saya. Saya pasti akan menemukan caranya untuk
sukses memiliki bisnis milyaran. Saya akan bekerja sangat keras karena lebih
baik mati daripada mengijinkan orang ini mengira saya tidak bisa melakukan
sesuatu.
Sekarang
saya tidak menganjurkan siapa pun untuk meremehkan orang lain. Karena hal itu
tidak menyenangkan dan menyakiti seseorang. Namun para peremeh seperti guru
kimiaku dan salah satu peserta telah memacu saya untuk mengerjakan sesuatu
dengan sangat baik. Saya merasa mendapat tambahan energi yang menimbulkan sikap
pantang menyerah, sampai berhasil.
Jika
Anda melihat diri Anda juga di bawah pengaruh orang-orang yang meremehkan Anda
atau merendahkan Anda, gunakanlah mereka sebagai tenaga yang menggerakkan Anda
untuk maju ke depan. Jangan biarkan Anda dikalahkan oleh mereka. Anggaplah
mereka sebagai peremeh yang menyemangati Anda, agar mereka dapat melihat betapa
suksesnya Anda sekarang dan mereka akan kecele sepanjang hidup mereka.
Salam
SUKSES, HIDUP LUAR BIASA.














