Kamis, 20 Maret 2014

Honesty Is The Best Policy


Jujur tidak selalu mudah. Bagi Anda yang sudah bertahun-tahun terjun di dunia jasa pelayanan tentu sering menghadapi dilema, ada kalanya sangat berat mengatakan yang sesungguhnya di depan pelanggan. Terutama saat kita harus mengatakan sesuatu yang mungkin membuat mereka marah dan tidak senang.

Karena kelalaian Anda mencatat, seorang pelanggan harus menunggu lama pesanannya datang dari produsen. Bisakah Anda jujur mengatakan yang sebenarnya terjadi ? Atau Anda timpakan kesalahan ini pada jasa pengiriman paket atau pihak pengirim ?

Pesanan makanan seorang pengunjung restoran terpaksa dibatalkan padahal dia sudah menunggu lama, karena ternyata bahan-bahannya sudah habis. Bisakah Anda jujur kepadanya ?

Dalam kondisi-kondisi semacam itu kadang kita terpaksa berbohong. Fakta yang sebenarnya sengaja kita tutup-tutupi agar kesalahan tidak dilimpahkan sepenuhnya kepada kita, atau perusahaan kita. 

Pengarang Delivering Knock Your Shock Off Service, Kristin Anderson dan Ron Zemke punya jawaban lugas, “ Katakan yang sebenarnya !” Mereka punya alasan tentang hal ini, yang mereka uraikan di dalam bukunya. Alasannya, kebohongan bisa terbuka setiap saat dan terkadang dengan cara yang mungkin menyakitkan.

Saya sering menemukan beberapa pemasok yang masih bersikap seperti ini. Suatu ketika saya memesan barang kepada pemasok dan mereka bilang ready stock, namun setelah beberapa lama barang tersebut tidak kunjung datang. Dan ketika kita komplainkan kepada mereka, mereka bilang barang pesanan sudah dikirimkan beberapa hari yang lalu. Kebohongan ini akhirnya terbongkar karena ternyata barang pesanan tersebut sudah tidak tersedia lagi dan tidak pernah dikirimkan.

Kejujuran yang mungkin pahit lebih baik dari kebohongan yang hanya manis sesaat. Coba bayangkan Anda sedang menunggu keberangkatan pesawat di bandara. Karena ada pemeriksaan tambahan yang perlu dilakukan, penerbangan Anda terpaksa tertunda dua jam. 

Skenario pertama, maskapai penerbangan tidak memberikan informasi tentang penundaan itu. Sebagai gantinya mereka memberikan layanan ekstra berupa snack dan minuman gratis untuk menghibur kekesalan Anda. Skenario kedua, maskapai penerbangan tersebut secara terus terang menjelaskan tentang penundaan keberangkatan berikut alasan-alasannya. Mana yang Anda pilih ?

Yang pertama, adalah manis di awal. Begitu Anda sadar bahwa jam keberangkatan sudah molor dari yang seharusnya, saat itu pula layanan ekstra akan terlupakan. Anda mulai gelisah dan mencari tahu apa yang terjadi. Ketika Anda mendapatkan jawaban yang sebenarnya, layanan ekstra tadi akan tampak seperti sebuah tipu daya untuk melenakan Anda.

Yang kedua memang tidak membuat Anda merasa nyaman sepenuhnya, namun setidaknya Anda tidak merasa ditipu, sehingga kekecewaan Anda tidak akan seperti kondisi yang pertama.

Pada kondisi-kondisi kritis, bersikap jujur tetap merupakan pilihan yang terbaik bagi perusahaan. Alternatif lain justru mengandung risiko, mungkin lebih enak di awal dalam jangka pendek, namun bisa sangat menyakitkan dalam jangka panjang. Tidak hanya menyakitkan bagi pelanggan, namun juga bagi Anda. Honesty is the best policy ( Kejujuran adalah kebijakan terbaik ).

Salam SUKSES, HIDUP LUAR BIASA.


Comments
3 Comments

3 komentar:

  1. kepercayaan adalah hal paling penting dalam segala hal, kepercayaan sangatlah mahal dan tidak dapat dibeli dengan jumlah uang berapapun dan tidak dapat dibuat dengan bahan apapun, hanya kejujuran yang dapat menghasilkan sebuah kepercayaan. :D salam SUKSES, HIDUP LUAR BIASA.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih masukannya, mas Dhani. Semoga Anda bisa menjalankannya dengan baik. Salam Sukses, Hidup Luar Biasa.

      Hapus
  2. Salam hidup luar biasa,,,
    Sahabat2Ku yang hebat,,,kejujuran juga salah satu hal yang membuat kita mendapat kepercayaan,,,disaat kita jujur, maka dengan bijak perusahaan/orangpun akan memberikan kepercayaan kepada kita,,,,
    Bisakan kita lebih bijak dari-nya???,,,jawabnya bisa dan mudah,,
    Kapan??? disaat kepercayaan yang diberikan kepada kita bisa kita pegang,kita jalankan dengan penuh rasa tanggung jawab atau tidak KITA KHIANATI,,
    Terima kasih pak Han,,hanya ada satu kata "SUKSES"untuk yang luaaar biasa.

    BalasHapus