Sabtu, 10 Mei 2014

Love + Serve = Money


Kita semua tahu bahwa melayani orang lain akan memberikan kebahagiaan dan kekayaan yang sifatnya rohani. Namun, barangkali Anda mencari sesuatu yang dapat disentuh, sesuatu yang dapat Anda genggam. Bagaimana kalau setumpuk uang ? Sebab melayani orang lain adalah cara seseorang menjadi kaya.

Beberapa puluh tahun yang lalu, entah darimana saya mendapatkan informasi ini saya agak lupa, tetapi yang jelas sejak itu terpatri di dalam saya benak bahwa dengan melayani, uang akan datang sendiri. Bertahun-tahun keyakinan ini untuk membantu saya sukses, sehingga rasanya perlu untuk memberikan tambahan motivasi kepada Anda untuk berkenan melayani orang lain.

Perhatikanlah daftar para milyuner, dan Anda akan melihat bahwa mereka menjadi kaya karena melayani orang lain, entah itu Bill Gates yang memberikan peranti lunak yang kita sering gunakan atau pun Chairul Tanjung yang melayani kita dengan diskon-diskon di Carrefour yang semakin tersebar di kota-kota besar di negeri tercinta ini.

Berdasarkan fakta, Anda dapat menjadi orang kaya di bidang apa pun jika Anda melayani orang dengan cukup baik. Ada tukang kayu jutawan, ada tukang listrik jutawan, ada tukang cuci jutawan. Jadi tanamkan dalam mindset Anda untuk melayani orang lain, karena itulah cara sesungguhnya menjadi kaya. Lupakan menjadi kaya mendadak dan mulailah berpikir untuk melayani.

Formula sederhananya dalam meraih kekayaan adalah Love + Serve = Money atau Cinta + Melayani = Uang. Dan urutan langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : 1. Lakukan apa yang Anda cintai. 2. Layani apa yang dicintai orang. 3. Dapatkan uang sebagai imbalannya.

Formula tiga langkah bekerja pada banyak orang. Andi F.Noya suka bicara, saya juga suka bicara tapi saya tidak menjadi kaya karena bicara. Perbedaaannya adalah Andi bicara mengenai topik-topik yang ingin didengar orang-orang, dan ia membawakannya dengan kemasan yang menghibur sehingga ia menjadi kaya. 

Formula ini juga bekerja dalam bisnis saya variasi mobil dimana saya mencintai pekerjaan itu, dan saya melayani dan menyediakan barang-barang yang orang-orang sukai bukan barang yang saya sukai. Semua pelanggan merasa senang, dan imbalannya adalah bisnis saya berkembang pesat atau boleh dibilang cukup sukses.

Berbeda dengan seorang teman yang membuka bengkel audio mobil. Dia mencintai pekerjaannya bahkan seorang ahli di bidang itu, tetapi dia hanya menjual barang-barang yang menurutnya bagus, padahal barang itu jarang disukai oleh orang-orang. Untuk apa mengeluarkan uang hasil jerih payah mereka untuk sesuatu yang tidak mereka sukai ?

Saya tidak mengatakan bahwa setiap orang harus menjadi kaya. Teman saya melakukan apa yang ia cintai, dan memperoleh kepuasan dari hal itu. Tetapi pada saat yang sama, ia merasakan ada yang kurang dalam hidupnya, yaitu uang. Tidak lama kemudian usahanya pun tutup.

Faktanya, mereka yang sukses adalah mereka yang melayani kebutuhan-kebutuhan orang lain. Jadi, ikutilah formula tiga langkah tadi. Mulai sekarang lakukan apa yang Anda cintai dan ubahlah menjadi sesuatu yang dicintai oleh orang lain, maka Anda akan meraih dua hal terbaik – cinta dan uang.

Salam SUKSES, HIDUP LUAR BIASA.


Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar