Jumat, 16 Mei 2014

Rasa Ragu


Rasa ragu pada diri sendiri sering menjadi penghambat utama banyak orang, termasuk saya sendiri. Kemudian saya menemukan ternyata sebagian besar orang sukses juga mempunyai rasa ragu dan kegelisahan yang parah, sehingga membuat saya tenang. Hanya saja, bedanya mereka tetap terus berusaha menepis dan mengatasinya. 

Saya memiliki keraguan pada diri sendiri setiap kali memulai bisnis baru, saya merasa tidak cukup mengetahui ilmunya, apalagi menguasainya. Tetapi saya tahu bahwa saya harus dapat mengatasi keraguan itu. Kemauan keras untuk belajarlah yang membuat saya dapat mengalahkannya, walau seringkali tertekan saat menemukan betapa sulitnya dan tidak sesederhana yang saya perkirakan.

Jika Anda meragukan diri sendiri, jika Anda berpikir tidak cukup mampu, tidak perlu khawatir karena Anda tidak sendirian, semua orang mengalami hal serupa. Teruslah berusaha menghadapinya, dan jangan biarkan hal itu menghalangi Anda. Berikut ini adalah beberapa strategi yang digunakan orang sukses yang mungkin dapat membantu Anda :

1.  Strategi “ Sudah pernah sukses “ : Ketika Anda ragu, tengoklah sekilas pada keberhasilan atau kesuksesan yang pernah alami sebelumnya. Jangan berpikir terlalu lama, cukup melihat kembali kejadian dimana Anda pernah berhasil, sehingga Anda dapat berkata, “ Saya pernah berhasil melakukan sebelumnya, dan saya bisa melakukannya lagi.”
Pada awalnya mungkin Anda berpikir, “ Saya tidak tahu apa-apa, saya akan mengacaukannya tapi kemudian Anda akan belajar mencari jalan keluarnya dan terus melangkah ke tahap selanjutnya. Setelah beberapa waktu, Anda akan menyadari bahwa meskipun awalnya tidak tahu apa-apa, Anda akan mengetahuinya nanti dan kemudian bisa mengatasinya.

2.  Strategi “ Berlari kencang “ : Lupakan keraguan diri, mulailah berlari kencang atau mengambil tindakan agar rasa ragu tertinggal jauh di belakang Anda bersama kepulan debu. Dalam menulis saya pun menggunakan strategi ini. Seringkali terbersit keraguan tentang topik yang akan saya tulis apakah nanti menyenangkan atau mengecewakan pembaca. Banyak sekali peluang rasa ragu untuk menyerang. Tetapi jika saya menulis dengan cepat, menuangkan cerita sesuai dengan yang ada di benak, saya berhasil menjaga antusiasme dan pada saat yang sama meninggalkan keraguan diri yang selalu mencari celah untuk masuk.

3.  Strategi “ Keseimbangan “ : Menurut saya, setiap orang mengalami benturan antara perasaan “ aku hebat “ dan “ aku payah “. Ada momen-momen dimana Anda merasa beruntung bisa sampai ke tahap sekarang, kadang juga Anda merasa telah melakukan sesuatu yang menggembirakan yang membuat Anda berpikir,” Ini sungguh hebat.” Saya sering terombang-ambing, antara yakin dengan apa yang sedang saya kerjakan merupakan karya yang hebat atau ketakutan yang mencekam bahwa apa yang sedang saya perbuat ternyata adalah tindakan yang lamban dan tidak berguna. Akhirnya, saya selalu memantulkan kembali kedua macam perasaan itu, tidak boleh berlarut-larut terlalu lama berdiam di salah satu sisinya, supaya tetap seimbang.

4.  Strategi “ Istirahat dulu “ : Ketika saya sedang dicekam keraguan yang sangat, bahkan bergejolak kuat mengganggu suasana hati dan pikiran, saya tidak akan membiarkan rasa ragu itu menguasai dan menekan saya lama-lama. Istirahat yang cukup akan sangat membantu. Ketika badan segar saya dapat menghadapinya, dan bisa melakukan hampir segalanya.

Saat ini pun saya sedang mengalami keraguan yang amat serius yaitu apakah saya berhasil membuat tulisan ini baik untuk Anda atau tidak, maka saya akan mencoba strategi “ istirahat dulu “.  Jadi, selamat istirahat !

Salam SUKSES, HIDUP LUAR BIASA.

Comments
3 Comments

3 komentar:

  1. Makasih Pak Han...apa yg Pak Han tuliskan di artikel ini banyak yang sering mengalaminya begitupun saya...keragu raguan strategi sy untuk memberikan yg terbaik untuk rekan2 kadang terbersit pertanyaan dalam hati...sdh benarkah jalan yg saya ambil...ada efek positifkah nntinya...dan segala keragu2an lainnya...semoga dengan artikel ini sy jadi bisa lebih mengatasi keragu2an yg sering sy alami....Makasih Pak Han....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti bisa membantu, mas...saya melakukannya kemudian membaginya untuk Anda. Salam Sukses, Hidup Luar Biasa.

      Hapus
  2. Saya akan melakukan dan membagikan pada orang disekitar saya....SALAM SUKSES HIDUP LUAR BIASA...

    BalasHapus