Selasa, 29 April 2014

Eye-Q


Mata saya tertarik untuk bergegas memasuki sebuah toko swalayan asesoris mobil di Artha Gading Mall, mengagumi barang-barang yang tertata rapi dikombinasi dengan rak dan penerangan yang sangat mendukung. Ketika itu tahun 2004 dimana swalayan di dalam mall seperti ini belum banyak seperti sekarang.

Konsep swalayan ini yang kemudian saya usung ke Oto Kits bengkel variasi milik saya, sebagai salah satu ikon atau daya tarik yang tidak dimiliki oleh bengkel-bengkel lain. Ada satu kelebihan, dimana pelanggan boleh memegang, memilih barang yang disukai, tahu harganya dan langsung dipasang, tanpa dipungut biaya pemasangan.

Jika Anda ingin memperoleh ide, rahasianya simpel saja. Lihat sekitar Anda dan gemar mengamati. Faktanya Eye-Q kadang lebih penting daripada IQ. Marilyn vos Savant, yang memiliki IQ terttinggi berdasarkan Guiness Record, pernah berkata, “ Untuk menyerap pelajaran, orang harus belajar, tapi untuk memperoleh kebijaksanaan, seseorang harus mengamati.”

Seorang penjaga pantai di pantai Florida seperti layaknya penjaga pantai yang baik, dia mengamati orang-orang yang berenang, tapi dia juga mengamati sesuatu hal yang lain. Dia melihat orang-orang menggunakan body lotion penahan terik matahari yang sederhana, body lotion yang kurang baik dan sudah usang. 

Dia berpikir bahwa dia dapat membuat lotion yang lebih bagus meskipun dengan pengetahuan kimia yang terbatas. Maka, terciptalah Hawaiian Tropic yang berpuluh kali lipat lebih baik dari yang ada di pasaran. Observasi kecil dan ide telah memindahkan Ron Rice dari seorang penjaga pantai menuju klub para milyuner.

Menakjubkan, mengetahui bahwa ide-ide bagus yang datang secara sederhana dari cara mengamati.  Eye-Q bahkan telah menyebabkan ahli fisika Richard Feynman memenangkan hadiah Nobel. Suatu ketika dia melihat seorang pelajar melemparkan piring di udara. Sungguh tampak dengan jelas titik merah di pusat piring berputar lebih cepat dari gerak piring yang terhuyung-huyung.

Maka, Richard segera pulang dan memikirkan keras-keras mengenai gerak partikel massa, yang mengantarkan pada sebuah terobosan penemuan fisika. Diagram-diagram yang membuatnya memperoleh hadiah Nobel berasal dari “ mengamati piring yang terhuyung-huyung di udara itu ”. Sebuah hasil gemilang dari “ gemar mengamati “!

Beberapa hari lalu, ketika berkunjung ke Bandung saya sengaja sempatkan mengisi bahan bakar sejenis pertamax yaitu v-super untuk mobil saya di SPBU Shell karena ingin melihat dan mengamati kelebihan dan kekurangan dari merk pesaing. Bukan karena saya tidak cinta produk sendiri, tetapi untuk memperoleh ide atau masukan yang bermanfaat bagi SPBU sendiri.

Jika Anda ingin memperoleh ide-ide yang baik, Anda harus membuka mata, melihat dan mulai gemar mengamati. Sementara lupakan IQ Anda dan bersungguh-sungguhlah dengan Eye-Q Anda. Camkan dalam benak Anda bahwa mata adalah sensor Anda. Anda dapat mengamati banyak hal dengan menonton. Perjalanan penemuan yang sesungguhnya bukan mengenai pencarian area-area baru, tapi mengenai memiliki mata baru.



Salam SUKSES, HIDUP LUAR BIASA.


Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar