Kamis, 03 April 2014

Musuh Sukses


Ada pepatah yang mengatakan bahwa suatu peristiwa terjadi dua kali. Pertama terjadi di dalam pikiran seseorang dan kedua terjadi secara nyata dalam bentuk tindakan yang membawa hasil. Anda tentu sering mendengar bahwa apa yang Anda pikirkan setiap hari itulah yang menjadi kenyataan. Namun hal itu tidak seluruhnya benar, karena kebanyakan orang sudah mempunyai niat yang hebat, tapi jarang direalisasikan dalam bentuk tindakan.


Setiap hari, pikiran kita berisi suatu perjalanan tindakan yang akan kita lakukan hari itu. Kita sebenarnya tahu apa yang harus dilakukan namun pikiran kita seringkali bernegosiasi untuk melakukan sesuatu yang lebih mudah dan ujung-ujungnya terjadi penundaan atau tidak kita lakukan.

Akhirnya satu hari yang seharusnya produktif telah berakhir, lalu kita berjanji untuk melakukannya besok. Dan bukanlah kejutan jika besok kita pun menemukan banyak sekali alasan yang masuk akal sehingga menunda besoknya lagi. Ada satu tip efektif yang dapat kita pakai untuk menghadapinya, bagilah pekerjaan itu menjadi bagian-bagian lebih kecil sehingga kita tidak merasa tertekan dalam menjalankannya.

Hingga hari ini saya sudah menuliskan lebih dari 150 buah artikel atau katakan saja 150 halaman sejak akhir September 2013. Sekarang coba bayangkan, sanggupkah Anda menulis buku setebal 150 halaman ? Anda mungkin langsung panik membayangkan begitu banyak waktu, pikiran dan tenaga yang harus Anda keluarkan untuk memenuhi hal itu. Namun bayangkan kalau Anda hanya harus menulis satu halaman sehari. Rasanya tentu lebih mudah dan lebih masuk akal.


Akan tetapi, ketika kita merenungkannya lagi, komitmen apa yang harus kita lakukan selama 150 hari ke depan, saya yakin Anda akan tertekan lagi. Pertanyaannya saya rubah, mampukah Anda menuliskan satu halaman saja hari ini, tidak usah memikirkan besok, minggu depan atau bulan depan ? Bagaimana, kelihatannya amat mudah bukan ?

Ketika saya mau mendelegasikan tugas-tugas yang biasa saya lakukan, pernah saya membayangkan untuk mencari seseorang yang mampu berpikir dan bertindak seperti diri saya, memikirkan A sampai Z dengan baik, namun akhirnya bertahun-tahun saya tidak mendelegasikannya hanya karena belum menemukan orang itu.

Namun ketika saya membagi tugas kepemimpinan saya menjadi bagian-bagian kecil, maka orang-orang saya ternyata mampu melakukannya. Saya kemudian mendelegasikan ke beberapa orang staff untuk menjalankan tugas-tugas saya dan tidak perlu lagi mencari seseorang yang mungkin juga sulit ditemukan.

Semua orang menetapkan tujuan jangka pajang yang akan membantu mereka tetap fokus pada apa yang mereka inginkan. Namun hal itu harus diwujudkan setiap hari dan setiap saat. Jadi Anda perlu menetapkan tujuan jangka pendek yang nyata dan realistis, mengambil satu langkah maju menuju tujuan jangka panjang Anda.

Intinya, janganlah membayangkan pekerjaan-pekerjaan besar di masa depan, karena hal itu akan membuat Anda “ mundur ”. Fokuskanlah untuk mengerjakan apa yang dapat Anda kerjakan dalam satu hari saja, karena esok hari mempunyai tugas yang lain yang harus diselesaikan. 

Salam SUKSES, HIDUP LUAR BIASA.


Comments
2 Comments

2 komentar:

  1. Luar Biasa,
    Terima-Kasih Pak,...

    TUJUAN SEJATI mempengaruhi hampir semua yang kita lakukan sepanjang hari dan akan selalu bersama kita di semua tempat kemanapun kita pergi dan dimanapun kita berada.

    Benar yang dikatakan Pak Handojo diatas:...
    kebanyakan orang sudah mempunyai niat yang hebat, tapi jarang direalisasikan dalam bentuk tindakan.

    Ada Orang Bijak Mengatakan;...Tindakan adalah bagian terakhir dari rumus,Ini adalah faktor yang menjamin hasilnya,hanya tindakan yang dapat menyebabkan REAKSI.

    Terima-Kasih Pak,...
    Salam Sukses,HIDUP LUAR BIASA.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita harus jadi eksekutor, mas Nuzul. Jangan lupa bagikan untuk yang lain. Terima kasih, kontribusinya.

      Salam Sukses, Hidup Luar Biasa.

      Hapus