Rabu, 23 April 2014

Manusia Tidak Berubah


Apabila Anda pernah menghadiri reunian sekolah menengah atas , setelah dua puluh atau tiga puluh tahun tidak bertemu, Anda akan geli melihat teman-teman sekolah Anda tidak berubah sama sekali, kecuali secara fisik. Mereka memiliki gaya bicara yang sama, gaya tertawa yang sama, gaya bercanda yang sama. Mereka tetaplah sama.

Seperti yang dikatakan oleh komedian Flip Wilson, “ Apa yang Anda lihat adalah apa yang Anda dapatkan.” Aturan dasarnya adalah : “Manusia tidak berubah“.  Apabila aturan dasar ini disadari dan diterima sebagi kenyataan oleh banyak pihak, banyak permasalahan antara individu di dunia kerja, pernikahan dan relasi dapat diselesaikan dengan mudah.

Apabila seseorang itu malas, ia akan selalu malas. Apabila seseorang itu suka terlambat, ia akan selalu terlambat. Apabila seseorang itu tidak rapi atau buruk dalam melakukan pekerjaannya, ia akan selalu begitu. Manusia tidak berubah.

Meskipun orang menawarkan diri untuk berubah, berjanji untuk berubah, setuju untuk berubah, dan mencoba untuk berubah, mereka tidak berubah. Mereka tetaplah diri mereka. Sebagian besar orang butuh seluruh hidupnya untuk menjadi seperti sekarang, dan sekali pun Anda berusaha keras untuk mempengaruhi mereka, mereka tetap tidak berubah.

Dalam keadaan stres atau tertekan, manusia tidak hanya tidak berubah bahkan sifat mereka menjadi lebih dari sebelumnya. Jika mereka sudah bersifat keras, mereka akan menjadi lebih keras ketika segala sesuatu tidak berjalan sesuai dengan kehendaknya. Jika mereka lemah dan tidak tegas, mereka menjadi semakin lemah dan lebih tidak tegas lagi dalam menghadapi kesulitan.

Ada ungkapan kuno di tanah peternakan, “Jangan pernah mengajari kuda naik pohon, carilah tupai”. Ada dua alasan kenapa demikian. Pertama, tidak ada gunanya. Kuda tidak bisa naik pohon. Dan kedua, itu hanya membuat kuda itu jengkel.

Apabila orang tidak berubah, apa tujuannya diadakan pendidikan, motivasi, pembinaan tim, dan semua hal yang kita lakukan agar orang berperforma lebih baik ? Jawabannya sederhana, sekitar enam belas atau tujuh belas tahun, kepribadian dasar seseorang sudah terbentuk dengan kokoh. Di banyak kasus, sifat dan gaya kepribadian seseorang akan tetap konstan selama masa hidupnya.

Hal yang dapat Anda pengaruhi adalah, bakat alami, keterampilan dan kemampuan mereka. Anda dapat mengajari dan mendorong orang untuk mengembangkan talenta dan kemampuan alami mereka. Namun Anda tidak mampu mengubah seorang pemarah menjadi orang yang ramah, karena karakteristik yang sudah tertanam kokoh tidak akan berubah dalam jangka waktu tertentu.

Perusahaan-perusahaan besar sering kali mempekerjakan orang berdasarkan sifat, kepribadian, dan kemampuan dasar mereka, kemudian menghabiskan bertahun-tahun melatih dan mengembangkan mereka menjadi tim perusahaan yang berharga. Mereka tidak mencoba mengubah bebek menjadi elang, tetapi mempekerjakan elang.

Untuk memperoleh potensi yang terbaik dari karyawan bagi Anda yang seorang pemimpin dan untuk memperoleh hubungan yang harmonis dengan orang lain sebagai seorang mahluk sosial, Anda harus mengembangkan pemahaman yang mendalam mengenai bagaimana Anda menjadi diri Anda saat ini dan bagaimana mereka menjadi diri mereka yang sekarang. Anda perlu tahu mengapa orang mau melakukan dan tidak mau melakukan sesuatu dan bagaimana Anda dapat mempengaruhi mereka dengan cara-cara yang positif. 

Salam SUKSES, HIDUP LUAR BIASA.


Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar