Jumat, 20 Juni 2014

Rekening Bank


Saya lupa kalau mempunyai sebuah rekening tabungan di salah satu bank, karena jarang sekali dipergunakan. Ketika saya lihat, ternyata saldonya berkurang karena saldonya kecil sehingga bunganya lebih kecil dari biaya administrasi. Saya pun lupa tidak pernah melakukan setoran untuk meningkatkan saldo.

Rekening bank dapat menjadi perumpamaan yang menggambarkan emosi hubungan antar personal. Rekening ini menggambarkan besarnya perasaan aman yang Anda miliki dalam berhubungan dengan seseorang. Kepercayaan yang terkumpul dalam suatu hubungan di dalam rekening bank emosi.

Jika saya melakukan setoran ke dalam rekening bank emosi antara saya dengan Anda, dengan cara bersikap sopan, ramah, jujur dan memenuhi komitmen yang saya buat, maka saya meningkatkan saldo. Kepercayaan meningkat, komunikasi menjadi mudah dan lancar.

Ada sebuah restoran yang menyajikan sup tiram yang amat enak dan pada jam makan siang selalu dipenuhi pelanggan setiap hari. Kemudian, restoran itu dijual, dan pemilik yang baru hanya fokus pada meraih laba sebanyak-banyaknya, dia memutuskan menambahkan air pada kuah supnya.

Selama sekitar satu bulan, pendapatan tetap tinggi tapi biaya berkurang, hasilnya adalah laba yang meningkat pesat. Tapi lambat laun, sedikit demi sedikit, para pelanggan mulai tidak kembali lagi. Kepercayaan hilang dan restoran semakin lama semakin sepi, sampai kosong melompong.

Si pemilik baru restoran berusaha untuk membuat pelanggannya kembali datang dengan tidak lagi menambahkan air, tapi tidak berhasil. Dia telah melukai hati dan melanggar kepercayaan mereka, dan hilanglah aset yang berharga yakni kesetiaan pelanggan. Penyesalan yang datang kemudian.

Jika ingin dipercaya, jadilah orang yang layak dipercaya. Untuk mempertahankan kepercayaan orang yang ada di sekitar kita, bersikaplah setia pada orang yang sedang tidak bersama kita. Manusia pada umumnya, secara naluriah akan mempercayai orang yang berkepribadian didasarkan pada prinsip yang benar.

Seorang pegawai merasa seolah-olah kontribusi-kontribusinya di tempat kerja hampir tidak pernah diakui dan dihargai, sehingga dia mengajukan diri untuk berhenti bekerja di perusahaan itu. Masalah kepercayaan memang mempengaruhi semua orang.

Ada orang yang mendapat kepercayaan sepenuhnya karena kita tahu karakter mereka. Tidak peduli apakah mereka fasih bicara ataupun tidak, tidak peduli apakah mereka punya teknik komunikasi yang baik ataupun tidak. Kita tetap mempercayai mereka dan bisa sukses bekerja sama dengan mereka.

Kepercayaan adalah pengikat kehidupan dan merupakan unsur terpenting dalam komunikasi efektif. Juga merupakan prinsip dasar yang menyatukan semua hubungan.  Jikalau  Anda sudah memperoleh kepercayaan, suatu ketika Anda membuat kesalahan, tidak terlalu menjadi persoalan. Orang lain tahu siapa Anda. 

Penuhilah rekening bank emosi Anda dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat untuk orang lain, maka saldo Anda akan meningkat. Anda akan menjadi pandai menciptakan ‘kepercayaan’, yang melandasi dan mempengaruhi kualitas setiap hubungan, setiap komunikasi, setiap proyek kerja, setiap usaha bisnis dan setiap upaya kita melibatkan diri untuk sukses.

Salam SUKSES, HIDUP LUAR BIASA.


Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar